Berapa lama Bayi Tidur pada usia 3 hingga 6 bulan?

Pada usia 3 bulan, kebanyakan bayi tidur total 12 sampai 15 jam sehari, termasuk tidur malam hari dan tidur siang.

Biasanya, pada usia 3 bulan atau lebih, bayi mulai mengembangkan lebih dari sebuah pola tidur / bangun yang teratur dan waktu menyusu malam hari mereka telah berkurang.

Ini tidak berarti Anda tiba-tiba harus memaksakan program tidur pada bayi Anda. Bahkan, bayi Anda mungkin telah mengembangkan pola tidur yang cocok dengan kehidupan keluarga Anda. Tetapi jika Anda ingin membantu bayi Anda tidur untuk jangka waktu yang lebih lama dan menjaga jadwal yang lebih teratur, sekarang mungkin waktu yang baik untuk mencoba beberapa jenis pelatihan tidur.

Perlu diingat bahwa setiap bayi punya jadwal perkembangan yang unik. Amati bagaimana anak Anda bereaksi pada tidur pelatihan, dan jika ia tampaknya tidak siap, tidak usah dipaksakan dan cobalah lagi dalam beberapa minggu.

Pada beberapa titik antara 3 dan 6 bulan, kebanyakan bayi mampu tidur sepanjang malam. Kita tidak berbicara tentang rentang waktu delapan jam. “Sepanjang malam” pada usia ini umumnya berarti sekitar lima atau enam jam (meskipun beberapa anak-anak dapat tidur lebih lama).

Ini mungkin tidak seperti harapan Anda untuk tidur selama delapan atau sembilan jam. Tapi itu merupakan tonggak penting bagi Anda maupun bayi Anda, memungkinkan Anda untuk melalui beberapa siklus tidur dan mendapat cukup istirahat.

Jika bayi Anda belum tidur lima atau enam jam, Anda tidak sendirian. Banyak bayi tahap usia 3 hingga 6 bulan yang masih bangun lebih dari sekali di malam hari untuk menyusui. Tapi memasuki usia 6 bulan, atau mungkin lebih awal, bayi Anda mungkin siap untuk disapih dari menyusui pada malam hari (night weaning), kalau itu yang Anda pilih.

jika bayi Anda sudah tidur untuk waktu yang lama pada malam hari, nikmatilah. Tapi bayi yang sudah tidur sepanjang malam selama beberapa minggu atau bulan dapat mulai bangun lagi – jadi jangan kaget jika Anda tiba-tiba harus bangun setiap beberapa jam lagi.

Hal ini mungkin membuat frustrasi dan membingungkan bila bayi Anda melakukan ini, tapi ia memiliki alasannya. Dia mungkin semakin sadar secara sosial dan bangun menangis agar ditemani Anda. Atau dia mungkin bekerja keras dalam menguasai keterampilan baru, seperti berguling atau duduk, bahkan dia berlatih dalam tidurnya dan terbangun karenanya.

 

, , , , , , , , , , , , ,

  1. Leave a comment

Tinggalkan komentar Anda di sini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: