Perbedaan perkembangan fisik pada anak laki dan perempuan

Identifikasi Jenis kelamin

Anak-anak mulai mengenal diri mereka sebagai laki-laki atau perempuan pada usia 18 bulan. Tapi baru pada usia antara 2 dan 6 tahun di mana mereka mulai menyadari dan membandingkan jenis kelamin mereka dengan orang lain, serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan karakteristik dari jenis kelamin mereka itu. Kebanyakan ilmuwan sosial setuju bahwa interaksi alam dan lingkungan menentukan bagaimana peran jenis kelamin itu.

 

Pertumbuhan Fisik
Di antara tahap-tahap pertumbuhan pada bayi dan remaja, pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan baik dari tinggi badan maupun berat badan berada pada tingkat yang sama – pelan tapi-stabil. Tidak ada perbedaan penting antara mereka sampai tingkat akhir sekolah dasar, ketika anak perempuan mulai tumbuh tinggi lebih cepat, meskipun anak laki-laki mengejar dan melebihi mereka dalam beberapa tahun mendatang.

 

Ketrampilan Motorik

Ketrampilan motorik kasar pada anak laki-laki (berlari, melompat, menyeimbangkan) cenderung berkembang sedikit lebih cepat, sedangkan pada anak perempuan ketrampilan motorik halus (memegang pensil, menulis) berkembang lebih cepat. Karena itu, seringkali anak perempuan lebih duluan menunjukkan minat pada seni (melukis, mewarnai, kerajinan tangan) daripada anak laki-laki.

Anak laki-laki juga lebih agresif secara fisik dan impulsif, seperti diungkapkan oleh penelitian terhadap otak mereka. Pusat kesenangan otak meningkat lebih tinggi pada anak laki-laki ketika mereka mengambil risiko. Itu tidak berarti bahwa anak perempuan tidak aktif dan tidak berani mengambil risiko, hanya pada anak laki-laki rata-rata lebih begitu.

 

Ketrampilan Verbal
Lebih banyak anak laki-laki yang terlambat berbicara dibandingkan anak perempuan, dan anak laki-laki menggunakan kosakata yang lebih terbatas. Anak perempuan lebih baik dalam membaca tanda-tanda nonverbal, seperti nada suara dan ekspresi, yang juga membuat mereka lebih baik dalam berkomunikasi, karena mereka lebih cepat dapat menghubungkan perasaan dan kata-kata.

Ini adalah sesuatu yang dapat Anda fokuskan pada saat membaca buku dengan anak laki-laki: Tunjukkan emosi karakter, sehingga anak laki-laki bisa mulai dan belajar melihat bagaimana perasaan orang lain.

 

Toilet Training
Pada umumnya, anak perempuan lebih awal bisa dilatih untuk buang air (toilet training) daripada anak laki-laki, meskipun tidak jelas apakah hal ini disebabkan oleh perbedaan fisik atau perbedaan dalam sosialisasi. (Para ibulah yang biasanya melakukan pelatihan dan mungkin lebih mudah bagi seorang gadis untuk mengidentifikasi dan meniru ibunya).

About these ads

, , , , , , , , , , , , , , ,

  1. Leave a comment

Tinggalkan komentar Anda di sini

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: